December 29, 2015

LEGAL?!! [Story of my KTP]

HAI HAI HAI HAAAII
ulalala, sudah lama sekali ternyata ku tidak menjamah dunia ini. 
Maafkan daku ya, belakangan ini sebenernya sih gabut 2 juga (padahal gua kelas 3 SMA):(
ets ngomong ngomong 3 SMA, aku sudah berumur 17 tahun loh.

WAAAAW

hahaha, udah legal dong ya?
eh legal apa?
legal yang biskuit enak itu?
REGAL.
ok, galucu.

Sebetulnya gua berulang tahun yang ke 17 tahun itu akhir bulan Juni tahun 2015 ini.
And guess what? gua baru mengurus persyaratan pembuatan Kartu Tanda Penduduknya pas liburan semester 5 ini.

pheew. 

Mengapa? karena, waktu itu di lingkungan gue ada masa transisi dimana orang orang yang telah memiliki KTP diharuskan meremajakan atau menggantinya menjadi e-KTP.

Apasih e-KTP itu?
menurut situs Wikipedia, electronic-KTP (e-KTP) adalah KTP yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi. Yang diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada bulan Februari 2011 lalu.

Terus pada saat itu gue semager magernya orang yang mungkin kea gamau bikin KTP untuk selamanya kali ya, ditambah gua disibukkan dengan berbagai kegiatan sekolah, yang sebenerya menyita waktu gua (tapi insyaAllah bermanfaat) meski gua sendiri waktu itu belum ada niatan bikin KTP sama sekali. Karena males ribetnya itu  

Akhirnya setelah beberapa bulan berlalu, gua liat temen - temen gua satu persatu sudah punya KTP sendiri, tergeraklah hati gua untuk bikin. EEEH ternyata ada berita, pengumumann sih lebih tepatnya. Kalau KTP sedang ada masalah dalam pencetakannya, walah makin mager dong gua. Akhirnya, yaudahlah..sekarang ini masih belum perlu - perlu sepertinya. 

Nah, kemarin tuh pas lagi gabut. lagi sepi sepinya gruop LINE kelas gua, eh ada salah satu temen gua mengirimkan foto dia beserta teman gua yang lainnya, mereka lagi nunggu di Kecamatan buat foto. Selama ini gua nyantai juga sebenernya karena ada dia (yang lebih muda dari gua seminggu) belom bikin KTP. EH, tiba tiba udah sampe kecamatan aja, gua sudah ketinggal jauh. 

Yasudah, langsung. Pada saat itu, gua pergi ke kediaman RT tempat tinggal gua membawa fotocopy Kartu Keluarga, di berikan lah surat pengantar (gua minta sih) yang ada tanda tangan beliau, di sampingnya juga ada tempat tanda tangan RW yang harus gua minta sebelum pergi ke kelurahan untuk permohonan surat pengantar pembuatan KTP baru.

Gua tau prosedur ini karena sebelumnya Ayah gua adalah Pak RT. Jadi udah ngerti lah harus gimana aja. Tapi karena hanya sebatas tau di daerah rukun saja, ternyata di kelurahan itu ditanyain nama gua udah sesuai sma akte dan lainnya ngga? Gua menjawab, sudah. Tapi dari pihak kelurahan pun menyarankan untuk melampirkan masing - masing selembar fotocopy ijazah dan akte kelahiran. Serta menempelkan pas photo 2x3. 

DONE! tinggal pergi ke kecamatan deh, belum sih gua karena ya santai aja lahhh.. hehehe

Mungkin segitu aja cerita gua tentang KTP. semoga bermanfaat bagi yang membaca (kalau ada)


Prosedur pembuatan e-KTP

(0.Pastikan sudah berulang tahun yang ke 17  ya, hhehe)
1. Meminta surat pengantar pembuatan KTP baru ke RT setempat dengan membawa fotocopy Kartu Keluarga 
2. Meminta tanda tangan RW setempat* untuk selanjutnya surat pengantar di bawa ke Kelurahan
3. Meminta surat pengantar dari Kelurahan setempat*
4. Melampirkan masing - masing selembar fotocopy Kartu Keluarga, Ijazah, Akte Kelahiran dan pas photo 2x3 (untuk menghindari adanya kesalahan pengetikan nama di KTP)
5.Melakukan pemotretan foto di Kecamatan, mengisi data formulir tipe F1.01 (diisi selengkap2 lengkapnya ya, Golongan Darah juga penting diisi loh)
 yang dicantumkan itu berupa:
  • Nama
  • Tempat/Tgl Lahir
  • Jenis Kelamin
  • Alamat (RT/RW, Kel/Desa, Kecamatan)  
  • Gol.Darah
  • Agama
  • Status Pekerjaan 
  • Kewarganegaraan
  • Berlaku Hingga
  • Foto
  • Tanda Tangan
  • NIK

-- *setempat, maksudnya yang sesuai Kartu Keluarganya yeee
-- sejauh ini mending datengnya pagi, ya sekitar jam 8-9 lah. Biar ga antre panjang, dan setelah selesai (setau saya) nanti di kasih tanda bukti buat ditukarkan ke Kelurahan/KEcamatan untuk pengambilan KTP yang sudah jadi. TADDDAAAAAA!!
untuk lebih lengkapnya bisa di browsing sendiri yheeeeea;)

Contoh surat pengantar
Pengantar Kelurahan

Pengantar RT/RW
source: http://satulayanan.id/layanan/index/17/e-ktp/kemendagri
https://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik

July 22, 2015

aku sudah memenuhi keinginanmu.
tapi mengapa kamu tetap saja hadir dalam setiap mimpi burukku.

July 10, 2015

saatnya

Beberapa hari lalu aku menghadiri sebuah acara, biasa..
Saat bulan puasa seperti ini akan ada banyak "buka bersama" yang serentak diadakan berdekatan. Teman lama, bercengkrama dan menceritakan kesibukan masing - masing.
Pada dasarnya, aku memang terlalu banyak bicara, sampai akhirnya aku menyadari topik pembicaraan pada saat itu.

Aku tertegun,
Kembali memikirkan sesuatu yang kupikir tidak akan ada habisnya jika aku membahasnya
Kemudian aku mengetahui sesuatu yang...
Yang selama ini menjadi momok pikiran yang selalu aku resahkan

Sakit medengarnya,
Perasaan kecewa yang berangsur menghilang seketika menguar kembali dan sepertinya kini akan meledak
Aku hanya bisa tersenyum heran mendengarkaan kenyataan yang baru saja aku dengar
Kemudian, aku kembali terlarut dalam pikiran..
Yang sudah seharusnya aku tinggalkan, mungkin sejak awal percakapan itu.

Berminggu - minggu sudah berlalu, harapan yang awalnya aku kira akan segera terwujud
Nyatanya tidak akan pernah terjadi
Seseorang yang diperjuangkan itu telah melihat titik dimana kami memang tidak seharusnya berjalan bersama
Entah karena ego atau mungkin memang untuk kebaikan kami
Kini aku sadar,

Tidak semua yang aku lihat baik baik saja.
Aku telah berusaha memberikan yang terbaik,
Tapi ternyata aku melupakan sebuah sisi dimana hal itu justru yang membuat semuanya hancur, hancur berkeping keping.
Nyatanya, aku tidak berani berbuat sesuatu.
Aku takut akan kenyataan bahwa semua ini menyakitkan
Aku tidak berani melangkah untuk berjuang lagi karena aku takut semuanya sia - sia.

"Kamu kalah sebelum berperang."
Tidak, memang aku akui itu. Aku memang sudah kalah.
Perasaan yang tidak perah di inginkanku sebelumnya, kalah.
Tapi, kali ini aku kalah karena berusaha untuk mengalah,
mengalah pada waktu,
mengalah pada jarak,
mengalah pada semua hal yang menyakitkan.
Sudah cukup untuk berjalan bersama, katanya.
Semua sudah berbeda, katanya
Kita tidak sama, katanya
Dan sudah seharusnya kita berjalan masing - masing.
Seingatku, dihari itu dia mengatakan begitu,

Tapi kini aku tahu, dia menyerah karena sesuatu hal yang tak pernah aku sadari sebelumnya.
Sedih memang tapi aku sadar mungkin ini yang terbaik untuknya, meski kupikir ini sedikit menyakitkan.
Tapi akan kucoba untuk memenuhi keinginannya.
Meskipun pilihan untuk merelakan sungguh sangat menyakitkan, apalagi dengan melupakan.
Dan akupun sadar, masih banyak yang harus aku hadapi di depan sana.

, 10 Juli 2015

June 19, 2015

Where Are Ü Now [Original]

Where are u now that i need ya?
(need u the most)
When u broke down i didnt leave ya
(I stay by your side)
So where are u now that i need you?
(need u the most) 

I gave u attention when nobody else was payin'
oh..
I gave u the shirt off my back what u sayin'
to keep u warm
I showed u the game everybody else was playin'
that's for sure
And I was on my knees when nobody else was prayin'
oh Lord

Where are u now that I need ya?
Where are u now that I need ya?
(need you the most)
When u broke down I didnt leave ya
(I stay by your side)
So, where are u now that I need ya?
(need u the most)

I gave you my heart when u said yours was broken
yes, I did. 
I gave u the key when the door wasnt open
just admit it
See i gave u faith turned your doubt into hoping
can't deny it

Now I'm all alone and my joys turned to moping 
Tell me, where are u now that I need ya?
Where are u now?
where are u now that I need ya
couldnt find u anywhere
When u broke down I didn't leave ya
I was by your side
So where are u now that I need ya?
Where are u now that I need ya?

(I need u the most)

--------------------------------------------------------------------------------------------

June 13, 2015

dear

Sudah lama sejak terakhir
Aku tidak begitu mengingat bagaimana hal itu bisa terjadi
Maksudku, ya..
Mempercayai seseorang, melebihi apapun itu
Meyakini diri sendiri bahwa memang dia yang dapat dipercaya
Meyakini diri sendiri bahwa, dirinya tidak akan mengecewakan
Dengan mudahnya, aku dapat mengatakan semua yang aku pikirkan
Aku telah mengatakan semua yang aku rasakan
Bahkan, aku mengatakan seluruh mimpi yang entah
Akan terjadi atau hanya sekedar bunga tidur
Namun, sesuatu terjadi
Kini tidak ada lagi alasan mengapa aku harus mengatakannya
Bukan, bukan karena tak ada lagi yang menghantui pikiranku dan membuat tidurku terjaga
Bukan, bukan karena tidak berani mengatakannya, berbagi dengannya
Bukan, bukan karena ketakutan yang aku rasakan atas mimpi mimpi itu
Tetapi, dirinya yang kini tiada untuk ku
Dirinya yang hadirdalam setiap mimpi burukku.

June 06, 2015

maybe, one day




" We met at the wrong time.
That is what I keep telling myself anway.




Maybe, one day
years from now.



We will meet in a coffee shop in a far away city
Somewhere, 
and we could give it another shot. "

May 29, 2015

on friday night

"if i could just die in your arms,i wouldnt mind"
The music started to running into my head, i cant help it. I'm just selfish. Just like the lyrics.

Lagu itu, suara itu.
Mengingatkan aku akan sesuatu, merasa pernah mengalaminya
Biasanya, ini dikatakan, deja'vu.
Pernahkan?

"Tell us the reason,"
Coba, katakan kepadaku.
tapi sebelumnya, cobalah untuk mengerti untuk dirimu sendiri
Setelah itu, katakan..

"I need you the most"
Katakan, dimana kamu!?
aku tidak dapat menemukan dirimu
ketika kau terjatuh, aku berada disisimu
jadi, dimana kamu ketika aku membutuhkan?

sekarang..lagu apa itu?